Prajurit Indonesia Tewas di Lebanon, Satu Luka Berat Saat Insiden UNIFIL di Tengah Bentrokan Israel-Hizbullah

Seorang personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) tewas dalam insiden tragis di wilayah perbatasan Selatan Lebanon, Minggu (29/3). Satu prajurit TNI lainnya mengalami luka serius akibat kejadian tersebut yang terjadi di tengah eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah.

Korban tewas bernama Sertu (Koptu) Ahmad Fauzi, 32 tahun, anggota Batalyon Infanteri Raider 301/Slabbet asal Jawa Barat. Ia gugur saat konvoi UNIFIL yang melintas di dekat desa Aitaroun, sekitar 5 kilometer dari Garis Biru (perbatasan Lebanon-Israel), diserang tembakan artileri yang diduga berasal dari pihak Hizbullah. Rekannya, Kopka Budi Santoso, 29 tahun, mengalami luka tembak di kaki kanan dan saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit Lapangan UNIFIL di Naqoura.

Menurut pernyataan resmi UNIFIL yang dirilis Senin pagi waktu setempat, insiden ini terjadi sekitar pukul 14.00 waktu Lebanon ketika konvoi pasukan perdamaian sedang melakukan patroli rutin untuk memantau kepatuhan gencatan senjata. “Kami mengecam segala bentuk kekerasan terhadap personel perdamaian yang netral. Penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan tanggung jawab,” ujar juru bicara UNIFIL, Andrea Tenenti.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan menyampaikan duka cita mendalam. Menteri Pertahanan Suryo Bangsawan dalam konferensi pers di Jakarta mengatakan, “Kami kehilangan pahlawan bangsa yang berdedikasi menjaga perdamaian dunia. Keluarga korban akan mendapat perawatan penuh, dan jenazah akan segera dibawa pulang.”

Indonesia mengirimkan 1.200 personel ke UNIFIL sejak 2006, sebagai bagian dari kontribusi terbesar PBB di misi tersebut. Insiden ini menjadi yang kedua bagi pasukan Indonesia di Lebanon tahun ini, setelah satu personel luka ringan pada Januari akibat ledakan ranjau.

Gugurnya Sertu Ahmad Fauzi memicu simpati luas di media sosial Indonesia. Banyak netizen menyuarakan doa dan tuntutan perlindungan lebih baik bagi pasukan TNI di zona konflik. Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar resmi dari Israel atau Hizbullah terkait insiden tersebut.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *