Persib Bandung Terima Hukuman AFC Lagi: Suporter Nakal di Thailand Picu Sanksi Berat

Persib Bandung Terima Hukuman AFC Lagi: Suporter Nakal di Thailand Picu Sanksi Berat

Persib Bandung kembali merasakan getirnya sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Kali ini, Maung Bandung dihukum karena kelakuan oknum suporter yang bikin heboh saat laga tandang melawan Ratchaburi FC di Dragon Solar Park, Thailand, pada 11 Februari 2026. Pertandingan leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/26 itu berakhir dengan kemenangan tipis Persib 1-0, tapi euforia kemenangan sirna oleh insiden suporter.

Menurut pengumuman resmi AFC yang dirilis Jumat (3/4/2026), Persib Bandung didenda sebesar 20.000 USD dan wajib menggelar dua laga kandang tanpa penonton di kompetisi Asia musim depan. Sanksi ini langsung berlaku untuk babak knockout berikutnya jika Persib lolos. Penyebab utama? Oknum suporter Persib yang terlibat keributan dengan fans tuan rumah, melempar benda tajam ke lapangan, serta meneriakkan chant provokatif yang melanggar aturan disiplin AFC Pasal 65 tentang perilaku suporter.

Kronologi insiden bermula di menit-menit akhir pertandingan. Saat skor masih ketat, sekelompok suporter away Persib—yang jumlahnya sekitar 500 orang—diduga memprovokasi fans Ratchaburi dengan nyanyian kasar. Situasi memanas ketika botol air dan kertas dibuang ke lapangan, memaksa wasit meminta jeda singkat. Pihak keamanan Thailand bahkan harus turun tangan untuk meredam bentrokan di tribun.

Manajer Persib, Umuh Muhtar, menyatakan kekecewaan mendalam. “Kami bangga dengan dukungan suporter, tapi ulah segelintir oknum ini merugikan tim secara keseluruhan. Kami akan bekerja sama dengan AFC dan Viking (kelompok suporter resmi) untuk mencegah kejadian serupa,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat malam.

Ini bukan pertama kalinya Persib dihukum AFC. Musim lalu, mereka sempat diboikot penonton setelah insiden flare di laga grup. Pakar sepak bola Indonesia, Bambang Pamungkas, menilai sanksi ini sebagai pengingat bagi PSSI dan klub untuk lebih ketat mengawasi suporter. “Persib punya basis fans terbesar di Indonesia, tapi disiplin harus nomor satu di level Asia,” katanya.

Persib kini fokus mempersiapkan leg kedua melawan Ratchaburi di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, 18 Februari mendatang. Dengan agregat 1-0, peluang lolos masih terbuka lebar, asal pemain seperti Ciro Alves dan David da Silva tetap on fire. Namun, sanksi ini jadi pelajaran mahal bagi Bobotoh agar tetap jadi suporter beradab.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *