Min Aung Hlaing Beri Amnesti Massal, Aung San Suu Kyi dan Win Myint Bebas dari Penjara

Min Aung Hlaing Beri Amnesti Massal, Aung San Suu Kyi dan Win Myint Bebas dari Penjara

Yangon, 17 April 2026 – Presiden Myanmar Min Aung Hlaing, yang sebelumnya memimpin junta militer, mengumumkan amnesti massal yang membebaskan lebih dari 4.300 tahanan, termasuk mantan pemimpin negara Aung San Suu Kyi dan Win Myint. Kebijakan ini diberikan dalam rangka perayaan Tahun Baru Myanmar atau Thingyan.

Menurut laporan South China Morning Post dan Reuters pada Jumat (17/4/2026), Min Aung Hlaing secara resmi mengurangi masa hukuman Aung San Suu Kyi, ikon demokrasi Myanmar yang telah menjalani penjara selama bertahun-tahun akibat tuduhan junta. Selain itu, mantan Presiden Win Myint juga mendapat pengampunan penuh dan dibebaskan dari tahanan.

Media pemerintah Myanmar melaporkan bahwa total 4.335 tahanan mendapatkan amnesti ini. “Keputusan ini merupakan bagian dari upaya rekonsiliasi nasional menjelang Thingyan,” dikutip dari pernyataan resmi junta, meski detail kondisi pembebasan Aung San Suu Kyi dan Win Myint belum diungkap secara rinci.

Aung San Suu Kyi, pemenang Nobel Perdamaian 1991, ditahan sejak kudeta militer 2021 yang menggulingkan pemerintahan sipilnya. Ia dijatuhi hukuman total 27 tahun atas berbagai tuduhan, termasuk korupsi dan pelanggaran pemilu. Pembebasannya kali ini menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan negosiasi politik di tengah konflik berkepanjangan antara junta dan kelompok pemberontak.

Sementara itu, Win Myint, yang menjabat presiden sebelum kudeta, juga dibebaskan setelah menjalani hukuman serupa. Amnesti massal ini diharapkan meredakan ketegangan menjelang perayaan Thingyan, festival air tradisional Myanmar yang biasanya menjadi momen persatuan.

Hingga kini, junta militer di bawah Min Aung Hlaing terus menghadapi perlawanan dari Aliansi Nasional untuk Demokrasi serta sanksi internasional. Reaksi dari komunitas global terhadap pembebasan ini masih ditunggu.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *