
Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tampak emosi saat menyampaikan bahwa banyak pihak menuding dirinya tidak bekerja. Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR RI, Rabu (4/2/2026), Purbaya bahkan sampai menepuk meja untuk menekankan kesulitan kondisi perekonomian pasca-insiden Agustus 2025.
Insiden tersebut, yang masih misterius hingga kini, disebut Purbaya telah membuat perekonomian Indonesia berada dalam tekanan berat. “Jadi saya tekankan lagi, memang betul pada waktu itu kita susah sekali. Kalau enggak kita perbaiki, maka kita bisa mengalami tekanan ekonomi yang lebih parah, dan mungkin sekarang kita duduknya di sini sudah beda nih, sudah kondisi-kondisi krisis. Kondisi yang krisis kan beda cara berpikirnya, semuanya sudah tegang,” ujar Purbaya dengan nada gusar.
Rapat tersebut membahas isu pemulihan ekonomi nasional, di mana Purbaya menyoroti urgensi langkah-langkah perbaikan agar Indonesia terhindar dari krisis lebih dalam. Anggota Komisi XI DPR belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden penepukan meja tersebut, namun suasana rapat dilaporkan menjadi tegang.
Pemerintah terus berupaya menstabilkan ekonomi melalui berbagai kebijakan fiskal, meski tantangan global dan domestik masih membayangi. Pengamat ekonomi menilai respons emosional Purbaya mencerminkan beban berat yang dihadapi kabinet saat ini.
