Kopassus Bantah Kabar Keributan Pangkopassus Djon Afriandi dengan Protokol Istana

Kopassus Bantah Kabar Keributan Pangkopassus Djon Afriandi dengan Protokol Istana

Jakarta, 21 April 2026 – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat resmi membantah beredarnya kabar soal keributan antara Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi dengan pihak protokol Istana Negara. Pernyataan tegas ini disampaikan untuk meredam spekulasi yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp sejak kemarin.

Dalam pernyataan resminya, Kopassus menegaskan bahwa tidak ada insiden atau ketegangan apa pun yang melibatkan Letjen Djon Afriandi dengan petugas protokol Istana. “Kami menepis isu tersebut sepenuhnya. Pangkopassus Letjen Djon Afriandi menjalankan tugasnya dengan profesionalisme tinggi, dan hubungan dengan semua pihak, termasuk Istana, berjalan harmonis,” ujar Kapen Kopassus Kolonel Czi Dadang Hermawan melalui rilis resmi pada Senin (20/4) sore.

Kabar hoaks ini pertama kali muncul dari unggahan akun media sosial tidak bertanggung jawab yang mengklaim adanya “pertengkaran sengit” saat acara kenegaraan di Istana Merdeka. Video pendek yang beredar menunjukkan kerumunan orang, yang diklaim sebagai bukti keributan, namun Kopassus menyebutnya sebagai rekayasa dan konteks yang dipelintir dari kegiatan rutinitas.

Letjen Djon Afriandi sendiri baru saja dilantik sebagai Panglima Kopassus pada awal 2026, menggantikan jenderal sebelumnya. Ia dikenal sebagai perwira berpengalaman dengan rekam jejak di berbagai operasi keamanan nasional. Bantahan ini diharapkan dapat mencegah penyebaran informasi salah yang berpotensi mengganggu soliditas TNI.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana Negara. Masyarakat diimbau untuk memverifikasi informasi dari sumber terpercaya dan tidak ikut menyebarkan hoaks.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *