
Kapal misterius yang diduga ‘zombie ship’ kembali terdeteksi di wilayah Selat Hormuz, kali ini menyamar sebagai kapal Nabiin yang dibangun tahun 2002. Kapal ini terlihat di Teluk Persia pada Minggu malam (22/3/2026) dan bergerak ke Teluk Oman pada Senin pagi (23/3/2026), menurut data pelacakan Bloomberg News. Ini menjadi insiden kedua setelah kapal Jamal yang juga menggunakan identitas kapal yang sudah dibongkar.
Apa Itu Kapal Zombie?
Kapal zombie adalah kapal yang mengambil identitas palsu dari kapal sah yang telah dibongkar atau pensiun, untuk menghindari sanksi, regulasi maritim, atau blokade. Kapal Nabiin asli dikirim ke pembongkaran di Bangladesh lima tahun lalu, sehingga kemunculan ‘kembarannya’ menandakan praktik ilegal ini. Taktik serupa terlihat pada kapal Jamal, yang tercatat dibongkar di India pada 2025, namun muncul sebagai pengangkut LNG pada 20 Maret 2026.
Konteks Konflik di Selat Hormuz
Selat Hormuz efektif tertutup sejak perang AS-Israel melawan Iran memasuki pekan keempat, dengan lalu lintas kapal nyaris terhenti akibat serangan dan ancaman Teheran. Hanya kapal terkait Iran atau yang mendapat izin khusus yang bisa melintas, sementara lainnya mematikan sinyal AIS atau terganggu elektronis. Presiden AS Donald Trump memberi ultimatum dua hari kepada Iran untuk membuka selat, mengancam serangan jika tidak dipatuhi.
Pergerakan dan Ketidakpastian
Kapal palsu Nabiin masuk Teluk Persia sebelum perang pecah, tujuannya Khor Al Zubair di Irak, dan keluar dengan muatan penuh tanpa tujuan jelas. Identitasnya belum dikonfirmasi, termasuk jenis kargo seperti minyak mentah, karena gangguan sinyal. Pemilik asli Nabiin, Muhit Maritime FZE dan Sagitta Maritime Co Ltd di Dubai, tidak merespons konfirmasi.