
Jakarta – Seorang perempuan bernama Dewhinta Anggray (nama disesuaikan dengan ejaan standar), cucu dari seniman Betawi legendaris Mpok Nori, ditemukan tewas di rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026). Penemuan mayat tersebut menjadi sorotan karena latar belakang keluarga korban yang kental dengan warisan budaya Betawi.
Menurut informasi dari warga setempat, jenazah Dewhinta ditemukan oleh tetangga sekitar pukul 10.00 WIB setelah didengar bau tidak sedap dari kontrakan korban di RT 05/RW 03, Kelurahan Cipayung. Polisi Resor (Polres) Metro Jakarta Timur langsung turun ke lokasi dan mengamankan barang bukti. “Kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan visum untuk menentukan penyebab kematian,” ujar Kapolsek Cipayung, Kompol Andi Saputra, saat dikonfirmasi, Minggu (22/3).
Dewhinta, yang berusia sekitar 30-an tahun, diketahui tinggal sendirian di kontrakan tersebut. Keluarga korban belum memberikan keterangan resmi, namun tetangga menyebut Dewhinta adalah keturunan langsung Mpok Nori, seniman lenong dan gambang kromong Betawi yang wafat pada 1990-an. Warisan Mpok Nori sering diabadikan dalam pertunjukan seni tradisional Jakarta.
Hingga kini, polisi belum menyimpulkan apakah kematian itu akibat tindak pidana, sakit mendadak, atau sebab lainnya. Tim Inafis dan forensik masih bekerja untuk mengungkap fakta. Warga Cipayung berharap kasus ini segera terungkap demi keamanan lingkungan.