China Bantah Tuduhan Trump: Kapal Kargo Iran Bukan ‘Hadiah’ dari Beijing

China Bantah Tuduhan Trump: Kapal Kargo Iran Bukan ‘Hadiah’ dari Beijing

Kementerian Luar Negeri China membantah keras tuduhan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut kapal kargo berbendera Iran yang disita pasukan AS sebagai “hadiah dari China”. Insiden ini memanaskan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, di tengah sanksi AS terhadap Teheran.

Washington mengklaim pasukannya di Teluk Persia menembaki dan menyita kapal kargo tersebut pada Rabu malam waktu setempat. Menurut pernyataan Pentagon, kapal bernama MV Persia Dawn diduga membawa senjata dan bahan bakar untuk mendukung kelompok militan yang didukung Iran, serta berupaya menghindari blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Teheran. “Ini adalah hadiah langsung dari China kepada rezim Iran yang mematikan,” tulis Trump di akun media sosialnya, menuduh Beijing melanggar sanksi internasional.

Spokesperson Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, langsung merespons pada konferensi pers Kamis pagi. “Tuduhan absurd ini adalah propaganda murahan AS untuk mengalihkan perhatian dari kegagalan kebijakan mereka sendiri. Kapal itu bukan milik China dan tidak ada keterlibatan kami,” tegas Lin, menambahkan bahwa Beijing selalu mematuhi hukum internasional perdagangan.

Militer Iran, melalui Pusat Hubungan Publik Angkatan Bersenjata, menyebut penyitaan itu sebagai “pembajakan bersenjata oleh bajak laut AS”. Mereka mengonfirmasi kapal berlayar dari pelabuhan Bandar Abbas via rute perdagangan biasa, termasuk singgah di China untuk muatan sipil seperti elektronik dan tekstil. “Kami akan membalas agresi ini dengan segala cara,” ancam pernyataan resmi Tehran, tanpa merinci langkah selanjutnya.

Insiden ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan AS-Iran pasca-serangan rudal Iran ke pangkalan AS di Irak bulan lalu. Analis keamanan internasional memperingatkan risiko konflik lebih luas, terutama jika China dan Rusia ikut terlibat secara diplomatik. Hingga kini, PBB belum mengeluarkan pernyataan resmi, sementara harga minyak dunia naik 3% akibat kekhawatiran gangguan jalur perdagangan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *